• Home
  • Mengenal Lebih Dalam Tentang Generasi Milenial di Dunia Kerja

Mengenal Lebih Dalam Tentang Generasi Milenial di Dunia Kerja

Karir Anak Muda

0 comments

Para millennial, atau yang juga dikenal sebagai Generasi Y, adalah kelompok orang yang lahir di antara tahun 1980-an hingga awal 2000-an. Mereka telah tumbuh dan besar di era teknologi yang pesat dan sering dianggap sebagai generasi yang terbiasa dengan teknologi canggih.

Di dunia Pekerjaan, para milenial sering kali dianggap sebagai generasi yang lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan. Mereka lebih suka bekerja dengan gaya yang lebih seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau yang sering kita sebut dengan (work life balance). 

Daripada generasi sebelumnya yang lebih berkonsentrasi pada karier. Para milenial juga lebih mementingkan kesenangan dan kesejahteraan di tempat kerja, serta lebih memperhatikan etika dan nilai-nilai dasar perusahaan.

Namun, para milenial juga sering mudah bosan dan tidak sabar. Mereka dikenal sebagai generasi yang ingin segera mencapai kesuksesan dan terkadang tidak sabar untuk menunggu prosesnya. 

Karir Anak Muda

Selain itu, para milenial juga dikenal sebagai generasi yang kreatif dan inovatif, sehingga banyak perusahaan yang tertarik untuk mempekerjakan mereka sebagaimana yang diungkapkan juga oleh media Unggulan.

Para milenial cenderung lebih terbuka terhadap ide-ide baru dan mudah terpengaruh oleh trend yang sedang populer. Mereka juga lebih cenderung untuk bekerja di lingkungan yang kolegial dan saling mendukung, serta lebih suka bekerja secara tim daripada secara individu.

Secara keseluruhan, para milenial merupakan kelompok orang yang dinamis dan terbuka terhadap perubahan. Meskipun dianggap sebagai generasi yang mudah bosan, karena para milenial dikenal sebagai kreatif dan inovatif, jadi banyak menarik minat perusahaan di dunia kerja.

Generasi Milenial seringkali dikritik karena dianggap terlalu mengandalkan teknologi, tidak memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, dan kurang memiliki kemampuan tanggung jawab. Namun, ada juga kekurangan lain yang sering dihadapi oleh generasi milenial. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Ketergantungan terhadap teknologi yang tinggi: Generasi milenial sering dikritik karena terlalu tergantung pada teknologi, terutama smartphone. Mereka sering terjebak dalam dunia virtual dan kurang menghargai interaksi sosial yang sebenarnya.

Kurangnya kemampuan mengatur keuangan: Generasi milenial juga sering dikritik karena kurang mampu mengatur keuangan dengan baik. Mereka sering terjerat dalam hutang dan kesulitan untuk menyisihkan uang untuk ditabung.

Kurangnya kesabaran: Generasi milenial juga sering dikritik karena kurang sabar. Mereka sering mengharapkan hasil yang instan dan tidak mau bersabar menunggu hasil yang diinginkan.

Kurangnya kemampuan berkomunikasi: Generasi milenial juga sering dikritik karena kurang mampu berkomunikasi secara efektif. Mereka sering terlalu bergantung pada pesan teks atau media sosial daripada bertatap muka secara langsung.

Kurangnya tanggung jawab: Generasi milenial juga sering dikritik karena kurang tanggung jawab. Mereka sering dianggap tidak memiliki rasa tanggung jawab yang cukup terhadap pekerjaan atau kewajiban lainnya.

 

Meskipun demikian, generasi milenial juga memiliki banyak kelebihan. Mereka adalah generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan belajar yang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya tidak terlalu cepat menyalahkan generasi milenial dan lebih baik memfokuskan pada kelebihan-kelebihan yang dimilikinya.

About the Author

Follow me


{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}